5 Fakta Sejarah Ini Jadi Bukti Bangsa Viking Pernah Bersinggungan dengan Dunia Islam

by -17 Views

Penemuan cincin dan tenunan kain bertuliskan ALLAH menjadi bukti yang kuat..

Tak banyak yang tahu, Bangsa Viking yang digambarkan sebagai kaum yang identik wajah sangar dengan helm bertanduk, ternyata sejak berabad-abad lampu, mereka telah bersinggungan dengan peradaban Muslim. Di daratan Eropa, sosok yang bertubuh tinggi besar dan berjanggut lebat tersebut, sering disebut sebagai Norsemen yang berarti orang utara, merujuk pada tempat asal mereka.

Hal ini diperkuat oleh beberapa fakta penting dan sederet penemuan, yang mengindikasikan bahwa Bangsa Viking pernah melakukan kontak dengan orang-orang muslim. Seperti sebuah kain yang bertuliskan “ALLAH” hingga penemuan cincin yang bertuliskan potongan kalimat syahadat. Selain itu, ada beberapa hal penting dibawah ini menjadi bukti dekatnya dunia Islam dengan kaum Viking tersebut.

Bangsa Viking yang muslim

Menurut catatan Amin Razi,  seorang ahli Geografi Muslim pada abad ke-16, Bangsa Viking dikenal sangat menyukai daging babi dan dianggap sebagai makanan yang lezat. Meski telah menjadi seorang muslim, kebiasaan yang “bertolak belakang” tersebut tetap menjadi hal yang sulit dihilangkan.

Berbeda dengan catatan Amin Ramzi, Omar Mubaidin menuliskan bahwa di masa lalu, kontak bangsa Viking dengan dunia Islam terjadi karena mereka banyak menyerang Negara muslim di semenanjung Iberia. Beberapa komunitas Viking yang menetap di Tenggara Seville, akhirnya memeluk Islam.

Penemuan benda peninggalan Viking yang mengejutkan arkeolog dunia

Bukti lain yang menjadi “saksi bisu” kedekatan bangsa Viking dengan peradaban Muslim adalah, ditemukannya dua peninggalan penting yaitu secarik kain dan sebuah cincin milik bangsa Viking. Pada sebuah jurnal penelitian yang dipublikasikan pada tanggal 23 Februari 2015, mereka telah menemukan sebuah cincin yang bertuliskan kalimat “il-La-La” yang bermakna “untuk ALLAH/Tuhan”.

Penemuan lainnya yang masih diperdebatkan adalah, secarik kain yang bertuliskan kalimat ALLAH dalam bahasa Arab. Kain tersebut merupakan bagian dari sebuah pakaian bangsa Viking yang digali dari kuburan abad ke-9 atau ke-10 di Birka dan Gamla Upsalla, Swedia. Lafadz ini dituliskan dalam aksara Kufic, sebuah bahasa kuno yang berkembang di kota Kufah, Irak pada abad ke-7.

Next>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *