8 Hal Ini Biasa di Indonesia tapi Bisa Berakhir Hukuman Pedih di Korea Utara

by -49 Views

Tidak membayangkan kalau Indonesia punya peraturan super ketat kayak Korut..

Apa yang terlintas di benak kamu saat pertama mendengar negara Korea Utara? Pastinya langsung tertuju pada pemimpinnya yang diktator, aturan yang ketat dan disiplin. Ya, pasalnya negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un ini memang punya segudang peraturan ‘edan’ yang mungkin nggak diterapkan di negara lain.

Kalau mau dibandingkan dengan negara kita Indonesia, mungkin kamu akan berpikir ‘kok bisa sih dilarang?’ Seperti barang yang dinilai orang Indoenesia ‘penting banget’ atau mungkin kita tidak bisa hidup tanpa barang ini, namun di Korut malah dilarang dan tidak boleh beredar. Lengkapnya akan Boombastis ulas di sini.

Menonton televisi negara lain bisa berakhir hukuman mati

Percaya atau tidak negara ini hanya punya 4 saluran televisi yang bisa ditonton oleh penduduknya. Penyensoran media dan pers sangatlah ketat serta semuanya diatur oleh pemerintah. Selain itu, hampir semua saluran televisi tersebut hanya menyiar dan menyanjung pemerintah Korut saja. Kalau ada yang kedapatan nonton saluran televisi lain, seperti Korea Selatan misalnya, maka bisa-bisa dihukum mati. Mungkin itulah alasannya artis Korut nggak setenar para idol K-pop.

Fashion dan model rambut yang diatur pemerintah

Di Korea utara jangan harap bisa menemukan orang yang memakai jeans dan ‘fesyen’ yang kebarat-baratan. Peraturan pemerintah hanya memperbolehkan memakai produk lokal yang juga dirancang oleh desainer asli Korea Utara. Belum lagi, untuk urusan rambut jangan coba buat neko-neko, untuk wanita hanya ada 19 gaya rambut sedangkan untuk pria hanya ada 10 saja. gak heran kalau penampilan mereka mirip-mirip.

Larangan merokok, what?

Jika di Indonesia larangan merokok ada di tiap bungkus rokok, namun para perokok tetap saja mengabaikan hal tersebut, maka berbeda halnya dengan di Korea Utara. Terhitung sejak tahun 2016, pemerintah Korea Utara sangat gencar mengampanyekan larangan merokok, terbukti dengan berbagai media yang menyuarakan bahaya rokok. Aturan ini mungkin dibuat sang presiden lantaran Kim Jong Il dan Kim Il Sung, ayah dan kakek Kim Jong Un meninggal dunia juga akibat rokok. Semenjak kampanye tersebut rokok menjadi barang langka yang sulit di temukan di Korea Utara. Kalau di Indonesia prinsipnya begini: peraturan dibuat untuk dilanggar.

Penggunaan ponsel dan mengakses internet harus dengan izin pemerintah

Sama seperti  televisi di atas, ponsel dan internet adalah barang ‘mahal’ yang aksesnya sangat terbatas. Jangan bandingkan dengan anak kecil di Indonesia yang sudah punya ponsel sendiri, di Korea Utara hanya ada sekitar 1 juta penduduk yang memiliki ponsel dari total 15 juta jiwa. Selain itu, Untuk menggunakan internet warga juga harus mendapat izin dari pemerintah dulu dan menjelaskan tujuan dari pemasangan internet tersebut. Kalau di Indonesia mah, internet adalah nyawa kedua, saking pentingnya.

Next>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *